Thursday, April 14, 2016

Gaji Ke 14 PNS Segera di Cairkan Tahun 2016

Sesuai dengan skema penggajian yang dibuat pemerintah untuk tahun 2016 ini, PNS tidak akan menerima kenaikan gaji tetapi akan mendapatkan gaji ke-14. Salah satu dari item penggajian ini adalah Tunjangan Hari Raya (THR) sebagai ganti dari kenaikan gaji yang biasanya diterima PNS setiap tahun.
Rencananya, gaji ke-13 yang yang merupakan tunjangan hari raya (THR) bakal cair lebih dulu. Kemudian disusul pencairan gaji ke-14 yang hampir berbarengan dimulainya tahun ajaran baru 2016-2017.
Jika sesuai dengan jadwal ini, maka kemungkinan Gaji ke-13 (THR) akan cair pada awal Juli karena seperti yang kita ketahui, Idul Fitri akan jatuh pada 6 Juli 2016. Walaupun demikian surat resmi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum keluar.
Adapun gaji ke-14 diperkirakan akan cair bersamaan dengan tahun ajaran baru pendidikan, mengingat alokasi gaji ini diharapkan bisa membantu PNS membayar berbagai keperluan pendidikan anak.
Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Hamid Muhammad mengatakan, tahun ajaran baru 2016/2017 bakal dimulai pekan ke-3 Juli atau setelah lebaran.
’’Dengan adanya gaji ke-13 atau THR, PNS bisa fokus bekerja dan menjaga integritas. Tidak perlu lagi menerima gratifikasi,’’ ungkap Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Herman Suryatman seperti dikutip JPNN

Thursday, March 17, 2016

Undang-undang Nomor 5 Tentang Aparatur Sipil Negara

Dengan segala pertimbangan dan melalui proses yang begitu panjang. Akhir Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN 2014)telah berhasilkan ditetapkan. Untuk lebih jelasnya tentang bagaimana Undang-undang tersebut, silahkan download link berikut ini.

https://drive.google.com/file/d/0B3bvT3c6WipkRWRYOE43S2xiLXc/view

Seleksi Masuk Sekolah Ikatan Dinas Dilakukan Secara Terintegrasi

Seperti halnya dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekruitmen calon taruna/siswa pada sekolah ikatan dinas dilaksanakan secara terintegrasi, dan pendaftarannya pun dilakukan secara online. Hal itu merupakan terobosan untuk meningkatkan kualitas penerimaan siswa ikatan dinas, serta menghilangkan terjadinya praktek kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN) yang sering dikeluhkan masyarakat selama ini.

Demikian ditegaskan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi kepada pers di Jakarta, Selasa (15/03). “Penerimaan siswa sekolah ikatan dinas pada tahun 2016 ini dilakukan secara terintegrasi, serta pendaftarannya dilakukan secara online, dikoordinir Kementerian PANRB,” ujarnya.

Dijelaskan, untuk pendaftaran online dilaksanakan melalui portal panseldikdin.menpan.go.id. Seperti halnya dalam seleksi CPNS, bagi peserta yang lolos seleksi administrasi juga wajib mengikuti tes kompetensi dasar (TKD). Dalam hal ini, pelaksanaan TKD menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Dengan sistem pendaftaran terpadu ini, dan tes dengan CAT, maka tidak ada satu orang atau pihak manapun yang dapat membantu kelulusan dengan kewajiban menyediakan uang dalam jumlah tertentu.

Karena itu, Yuddy wanti-wanti kepada seluruh warga masyarakat agar jangan terbuai dengan bujukan oknum-oknum yang mengaku bisa meloloskan anaknya masuk ke sekolah atau pendidikan ikatan dinas tertentu. “Hanya hasil tes yang menentukan lulus tidaknya calon siswa ikatan dinas. Jangan percaya kalau ada yang mengaku bisa meluluskan,” tegas Menteri.

Menurut Yuddy, langkah itu merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk membersihkan praktek-praktek percaloan dalam menjaring calon pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dari jalur pendidikan ikatan dinas.

“Untuk mendapatkan putra-putri terbaik, calon siswa ikatan dinas juga harus mengikuti seleksi yang bersih, dan bebas dari KKN. Dengan demikian, hanya mereka yang lulus tes yang dapat diterima,” tegas Guru Besar Universitas Nasioal Jakarta ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, tahun ini pemerintah membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik lulusan Sekolah Menengah Umum (SMU) sederajat untuk mengikuti seleksi untuk diterima menjadi siswa/taruna pada Kementerian/Lembaga yang mempunyai Lembaga Pendidikan Ikatan Dinas (LPID).

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Dwi Wahyu Atmaji mengungkapkan, ada tujuh LPID yang membuka kesempatan 5.940 kursi calon siswa. Ketujuh LPID dimaksud adalah Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN, yang membuka kesempatan untuk 3.650 siswa.

Adapun LPID lainnya adalah Istitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan 900 kursi, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) yang membuka 500 kursi, Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) yang mencari 300 calon siswa/taruna, 260 calon taruna Akademi Imigrasi (AIM) dan Poltekip, 250 orang untuk Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (STMKG), dan sebanyak 80 orang untuk Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN).

Informasi lengkap terkait dengan pendaftaran dapat diakses di portal masing-masing Kementerian/Lembaga Pendidikan Kedinasan yang akan dibuka mulai tanggal 15 Maret s/d 27 Mei 2016.

Ditambahkan, peserta hanya boleh mendaftar di salah satu dari 7 (tujuh) Kementerian/Lembaga Pendidikan Kedinasan. “Apabila mendaftar di dua atau lebih Lembaga Pendidikan, maka yang bersangkutan dinyatakan gugur,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa peserta dapat mengikuti pendidikan apabila telah dinyatakan lulus keseluruhan tahapan seleksi

Wednesday, March 16, 2016

Seorang Guru di Palestina Dapat Penghargaan Sebagai Guru Terbaik Di Dunia

Hanan al-Hroub, seorang guru asal Palestina yang membimbing anak-anak korban kekerasan, memenangkan penghargaan Global Teacher Prize yang didukung Paus Fransiskus, Pangeran Inggris William, dan mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton.

Pemenang penghargaan mirip Nobel ini diumumkan di Dubai, Minggu (13/3), oleh Paus Fransiskus lewat video conference. Sebagai pemenang, Hroub berhak atas hadiah US$ 1 juta (Rp 13 miliar).

Dia tampak senang ketika menerima penghargaan di panggung. "Saya berhasil, saya menang," kata Hroub.

“Saya bangga bisa menjadi seorang guru perempuan Palestina yang bisa berdiri di panggung ini. Saya menerima (penghargaan) ini atas nama semua guru pada umumnya, dan para guru di Palestina pada khususnya," ujarnya dalam pidato menggunakan Bahasa Arab.

“Setiap hari, peran guru menjadi makin jelas dan arti pentingnya makin tegas ketika dunia bertanya masa depan seperti apa yang kita kehendaki bagi anak-anak kita."

Dalam video conference, Pangeran William memuji peran para guru dan mengatakan dia sendiri pernah dididik oleh "beberapa guru terbaik di dunia."

“Saya tahu apa arti guru yang hebat bagi seorang anak. Seorang guru yang baik punya kuasa untuk mempengaruhi, menginspirasi, dan membentuk hidup anak-anak menjadi lebih baik. Mereka memegang kunci untuk perubahan nyata bagi dunia ini," kata William.

“Para guru juga punya tempat unik untuk mengetahui dan mendukung anak-anak yang paling rentan dan paling kesulitan dalam masyarakat kita, mendatangi anak-anak di masa awal pendidikan mereka, dan memberi mereka dukungan ekstra yang dibutuhkan serta kesempatan terbaik dalam hidup mereka. Ini merupakan tanggung jawab yang luar biasa."

Pada penghargaan yang menginjak tahun kedua ini terdapat 10 finalis, termasuk guru matematika Inggris, Colin Hegarty, yang telah membuat lebih dari 1.000 video pelajaran untuk membantu siswa lebih mudah memahami mata pelajaran ini.

Hegarty mengatakan dia tidak kecewa dikalahkan oleh Hroub.

"Sebelumnya saya berbincang selama satu jam dengan Hanan. Dia seorang wanita yang menakjubkan dan penuh inspirasi. Pemenangnya adalah orang yang tepat, tak perlu dipertanyakan lagi," kata Hegarty.

Finalis lainnya berasal dari Pakistan, Kenya, Amerika Serikat, Jepang, Finlandia, Australia dan India.

Hroub tumbuh di kamp pengungsi Bethlehem dan kerap terpapar kekerasan. Dia menjadi guru sekolah dasar setelah anak-anaknya sendiri menjadi trauma menyaksikan penembakan ketika sedang menuju sekolah.

Hroub mengkampanyekan slogan “no to violence” dan menggunakan pendekatan seorang spesialis terhadap anak-anak. Dia menulis buku tentang pengalamannya: "Kami Bermain Kami Belajar".

Buku ini mengajarkan pembentukan rasa saling percaya, menghormati dan hubungan persahabatan, mendorong anak-anak bekerja bersama dan memberi hadiah bagi sikap positif.

Dia berencana menggunakan uang hadiah untuk membantu para siswa dan guru di seluruh dunia.

Acara pemberian penghargaan di Dubai ini dihadiri sejumlah selebritis seperti aktor Matthew McConaughey dan artis Salma Hayek, dan sejumlah politisi.
Sumber : beritasatu.com

Sulistiyo Sempat Temui Guru Honorer Asal Brebes

alah satu korban kebakaran di RSAL Mintohardjo, Jakarta, adalah Ketum PB PGRI Sulistiyo. Sosok Sulistiyo dikenal konsekuen memperjuangkan nasib guru, bahkan pekan lalu ia sempat menjenguk Mashudi, guru honorer di Brebes yang sempat berurusan dengan Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi.

"Beliau itu sangat konsisten dan konsekuen memperjuangkan aspirasi guru," kata Ketua PGRI Jawa Tengah Widadi kepada wartawan, Senin (14/3/2016).

Widadi menambahkan salah satu kepedulian yang diperlihatkan oleh Sulistiyo yaitu pekan lalu ia menyempatkan diri menemui Mashudi. Saat itu Widadi diminta menemaninya ke Brebes tepatnya hari Jumat (11/3) pekan lalu.

"Hari Kamis (10/3) beliau pulang ke Semarang. Hari Jumat mengajak saya ke Brebes untuk bertemu Mashudi, guru yang sempat ditahan tapi sudah dilepaskan. Hari sabtunya berangkat ke Jakarta kemudian menuju Bangka Belitung untuk menghadiri acara mantu putra kedua Ketuta PGRI Bangka Belitung," terang Widadi.

Diketahui, almarhum yang juga anggota DPD RI itu menjadi korban kebakaran di ruang tabung chamber Pulau Miangas Gedung Ruang Udara Bertekanan Tinggi (RUBT) lama RSAL Mintohardjo, Jakarta Pusat. Sulistiyo yang sedang menjalani terapi dengan oksigen saat kebakaran terjadi tak tertolong dan meninggal dunia bersama 3 korban lainnya

Rencananya esok hari jenazah dibawa ke rumah duka di Semarang, namun belum ada kepastian terkait pemakaman karena menunggu persetujuan pihak keluarga. Istri dan anak Sulistiyo kini berada di Jakarta untuk menjemput jenazah.



Ucapan duka datang dari para pejabat termasuk lewat media sosial termasuk dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Dalam akun instagram mereka, terdapat postingan foto Sulistiyo dilengkapi caption ungkapan bela sungkawa.

"Innalillahi wa innaillaihi rojiun. Selamat jalan putra bangsa, Bapak Dr. Sulistiyo Ketua Umum PGRI. Dharma Bhaktimu akan selalu dikenang dalam memori segenap Bangsa Indonesia," kata Ganjar.

"Turut berduka cita atas berpulangnya Ketua Umum PGRI, Dr Sulistiyo di RS Mintohardjo," ujar Hendrar

Sumber Detik.com

Edaran Kemendikbud Tentang Penggunaan Pakaian Adat

Setiap daerah di Indonesia pasti memiliki pakaian adat masing-masing. Hal ini yang mendorong anies Baswedan untuk mengeluaran surat edaran yang mewajibkan seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan Menengah dan Kebudayaan memakai pakaian daerah dua kali sebulan sejak 1 februari 2016.

Melalui aturan tersebut Anies berharap pakaian daerah tak hanya dipakai untuk upacara adat. Tapi bisa jadi pakaian yang nyaman untuk bekerja.

"Pakaian adat bukan hanya dipakai saat upacara adat, pakaian adat adalah pakaian keseharian, pakaian saat bekerja, pakaian saat berkarya," ujar Anies dalam keterangan di website Kemendikbud, Selasa (15/3/2016).

"Mari kita kembangkan pakaian adat menjadi pakaian yang nyaman untuk bekerja. Kita sama-sama jaga nilainya, kita tinggikan estetikanya, dan kita mudahkan penggunaannya," imbuhnya.

Di lingkungan Kemendikbud, berdasarkan Berdasarkan Surat Edaran Nomor 1051/A.A6.SE/2016 tentang Pakaian Kerja Pegawai, para pegawai Kemendikbud mengenakan pakaian daerah sebagai seragam kerja setiap hari Selasa di minggu pertama dan ketiga.

Anies juga sempat berkeliling ruangan-ruangan di Kemendikbud untuk mensosialisasikan peraturan tersebut. Saat berkeliling, mantan Rektor Universitas Paramadina itu melihat pegawai perempuan cenderung memilih berkebaya dan kain, sedangkan pegawai laki-laki sebagian besar lebih menyukai berbaju lurik atau beskap, dengan tutup kepala berupa blangkon atau udeng.

"Sebuah pesan pengingat tentang Indonesia yang raya. Mari kita terus jaga dan rayakan kebhinekaan ini. Mari kita kembalikan pakaian adat menjadi pakaian kerja, pakaian keseharian. Sembari melapangkan arena berkarya bagi pengrajin, pelestari dan pengembang tradisi busana adat," tuturnya.

Monday, March 7, 2016

Tak Lulus Pelatihan, Guru Akan Mendapatkan Punishment (Hukuman)

Pada tahun 2015 lalu sebanyak 90% lebih guru di indonesia telah mengikuti UKG (Uji Kompetensi Guru) yang hasil nilainya Pedagogik  52,37 dan nilai rata rata  Profesional Guru mencapai  58,55, hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Pembinaan SMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud RI,  Purwadi  Sutanto, hari ini, Rabu  (2/3/2016)  pada Seminar Internasional yang berlangsung di Aula Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret FKIP UNS Solo.
Dari hasil UKG tersebut, Kemendikbud akan melakukan  pelatihan secara serentak pada bulan April 2016 mendatang. 
 Purwadi  Sutanto menegaskan“Kalau belum mencapai 65 kita kasih kesempatan lagi, tapi tidak boleh yang namanya dikasih kesempatan belajar lagi, ga lulus lagi, belajar lagi ga lulus lagi itu terus kita diamkan,  harus ada punishment, harus itu,"

sumber : http://www.rri.co.id/post/berita/253529/daerah/guru_akan_dapat_punishment.html